Kartu As Rp13 per Detik ke Semua Operator

Menjelang usianya yang ke 13 tahun (26 Mei 2008), Telkomsel memberlakukan biaya panggilan komunikasi yang semakin hemat bagi pelanggan Kartu As hanya Rp. 13/ detik ke semua operator sepanjang hari.


Manager Corporate Communications Suryo Hadiyanto mengatakan,”Sebagaimana upaya kami dalam
comply to regulation dengan melakukan penurunan tarif pada 1 April 2008 lalu, program ini juga ditujukan untuk memberikan kesempatan bagi masyarakat luas hingga pelosok untuk dapat menikmati produk telekomunikasi selular berkualitas dengan harga semakin terjangkau, jelas, dan mudah. Sekaligus meningkatkan teledensitas pengguna selular di Indonesia yang baru 30 persen dari jumlah penduduk.”

Continue reading

Advertisements

Solusi Damai Perang Tarif

Gambar atas menunjukkan sebuah foto konyol perang iklan dua operator GSM besar. Foto yang diambil di Medan ini menyebar ke mana-mana dan mewartakan kekonyolan perang tarif itu.

Foto kedua (bawah) menunjukkan ada sebuah merek handset yang memanfaatkan situasi perang iklan yang terus berkecamuk itu dengan sebuah solusi “damai”. Namun, penengah ini bukan datang dengan tulus untuk semata-mata ingin meredakan perang, solusi damai yang dia tawarkan buntutnya adalah jualan juga.

Cerdik, anyway. Sang penengah menawarkan ponsel GSM dual-on yang dijajakannya untuk mewadahi dua operator yang saling menawarkan solusi paling murah. Dengan dua SIM Card pada ponsel dual-on, maka kedua kartu dari kedua operator bisa disandingkan. Hehehe, makin ndagel aja jagad seluler kita…

Ada 11 operator di Tanah Air ini, masing-masing dengan tawaran menggiurkan masing-masing. Wahai pembuat handset, bisakan kau bikin ponsel dengan kemampuan memuat belasan kartu dan on bersamaan? Bikinin dong…

Seluk-beluk AXIS

Kartu Perdana AXIS prabayar

Akhirnya AXIS diluncurkan juga secara nasional 23 Maret 2008 di Jakarta, menyusul Surabaya dan Bandung yang sudah mandahului. Berikut ini beberapa fakta dan data mengenai operator paling bungsu di Tanah Air ini.

Continue reading

Sesudah Perang

Perang tarif yang sedang berlangsung seru (dan konyol) di kalangan operator saat ini sedikit banyak menunjukkan bahwa sudah makin sulit merengkuh pelanggan. Angka pengguna kartu memang baru mencapai 80an juta, masih seratus juta lebih pasar yang potensial bisa dimangsa. Namun pada tahap ini justru kita sudah berperang tarif, murah-murahan.

Perang pasti berakhir. How low can you go? Akan ada titik paling masuk akal tarif termurah. Setelah itu operator tidak bisa bergerak ke titik yang lebih rendah lagi. Pada saat itulah mereka akan diperas otaknya untuk mengeluarkan jurus-jurus mematikan yang mereka punya. Sebagian sudah sadar bahwa peperangan sebentar lagi akan bergeser kepada layanan pelanggan.

Continue reading

Lombok

tajuk36.jpgCuaca Lombok setelah bulan purnama di bulan kesepuluh penanggalan suku Sasak biasanya diliput oleh mendung dan hujan deras. Cuaca ini menjadi penanda alam bagi saat yang mereka tunggu-tunggu: munculnya nyale di bibir pantai. Nyale alias cacing ini konon berasal dari rambut Putri Mandalika yang bunuh diri demi ketentraman masyarakat. Maka setiap tahun, yang kali ini jatuh pada tanggal 27-28 Februari, masyarakat Sasak menyelenggarakan upacara untuk menangkap nyale tersebut, yang mereka sebut dengan “Bau Nyale” alias menangkap cacing.

Datangnya hujan sebagai pertanda baik juga dipercayai oleh banyak orang. Maka ketika “poolside party” di pinggir pantai Senggigi yang agendanya mendengarkan paparan dari Direktur XL, Pak Hasnul Suhaimi, mengenai kinerja XL tahun 2007 dan projeksi tahun 2008 ini diguyur hujan, para wartawan yang hadir tetap santai. Baru setelah hujan deras menghasilkan tampias ke mana-mana, ngobrol-ngobrol dilanjutkan di dalam restoran hotel Sheraton Senggigi.

Continue reading

Trend 2008

calendar-2008.jpgMungkin tak elok memerangkap trend seluler dan perponselan dalam bingkai waktu yang terlalu panjang bernama tahun. Teknologi ini bergerak dengan cepat karena dorongan pasar, pergeseran gaya hidup, dan inovasi teknologi. Namun kerangka tahun ini cukuplah untuk menandai dan memicu perenungan akan apa yang akan berlanjut di tahun 2008 yang sedang kita masuki gerbangnya ini.
Beberapa fenomena dan isu yang akan terus menghiasi langit 2008 mungkin adalah sebagai berikut ini.
Continue reading

Regulasi Tiga Nabi, “Posisi Wuenak” Operator, dan Tarif Seluler Murah

shortlounge2.jpgJika dilihat sepintas, sepertinya operator seluler jor-joran menggelontor tarif murah untuk menelepon. Sepertinya mereka merupakan jutawan yang murah hati, mengobral tarif sampai hitungan satu perak, malah ada yang nol alias gratis.

Konsumen di Tanah Air terbuai, mereka anggap biaya menelepon-ria mereka saat ini sudah murah; atau, paling tidak, bisa tinggal pilih operator yang mau memberi harga termurah. Konsumen sepertinya tak sadar bahwa mungkin mereka berhak atas tarif yang lebih murah lagi. Konsumen mungkin juga banyak yang tidak mengerti bagaimana struktur tarif itu diciptakan, apalagi untuk bisa mengintip marjin keuntungan yang diraup dari setiap layanan mereka. Konsumen sudah happy! Continue reading