Novel Eksklusif Dewi Lestari Hadir di 3G XL

Dewi Lestari

Jakarta, 2 Mei 2008. PT Excelcomindo Pratama Tbk (XL) tetap konsisten menghadirkan inovasi layanan untuk pelanggannya. Hal ini diwujudkan dengan dihadirkannya novel karya novelis terkenal Dewi ”Dee” Lestari ” Perahu Kertas” secara eksklusif di situs WAP XL 3G sejak awal April lalu. Konten ini eksklusif hanya dapat diakses oleh pelanggan XL sebelum novel ini diedarkan di pasar pada bulan Oktober mendatang.

GM New Services Development, Suanta P Bukit menyataka,” Novel ”Perahu Kertas” merupakan konten terbaru WAP XL 3G yang kami tampilkan guna memberikan variasi dan inovasi atas konten WAP XL 3G. Diharapkan konten ini dapat menjadi hiburan baru bagi pelanggan XL disaat mereka mobile. Kami optimis konten ini akan digemari pelanggan XL mengingat reputasi Dewi Lestari dalam menelurkan novel-novelnya selama ini sudah tidak diragukan lagi. ”

Continue reading

Advertisements

VAS 2.0: Layanan Bernilai Tambah Berbasis Web 2.0

ovi1.jpgBobby kepikiran untuk mengajak Cindy menonton konser Black Eyed Peas nanti malam. Segera diraihnya ponsel untuk melancarkan ajakan mautnya kepada sahabatnya yang moody ini. Moody? Istilah ini membuat benak Bobby tiba-tiba terlintas ide untuk memeriksa mood Cindy hari ini terlebih dahulu.

Melalui ponselnya, cowok berkepala plontos ini mengakses sebuah situs yang isinya adalah gudang emoticon (ikon yang menunjukkan emosi) atau avatar dari para member-nya. Dia tahu, Cindy adalah salah seorang anggota layanan tersebut, sama dengan dirinya. Begitu login ke situs, Bobby melakukan search nama Cindy. Segera muncul nickname cewek kutu buku ini, berikut emoticon yang menunjukkan bahwa dirinya sedang stress.

Sebagai sahabat bertahun-tahun, Bobby tahu bahwa nonton konser bukan pengobat stress yang mujarab bagi Cindy. Maka di ponselnya, Bobby mengetik SMS singkat sekali: “Yuks, gw temenin blanja ke mal manapun yg loe mau”. Beberapa detik kemudian di kamar Cindy terdengar teriakan “Yuhuuu!!”.

Kemudian, tidak sampai hitungan menit, emoticon Cindy di situs tersebut sudah berubah menjadi wajah yang tersenyum lebar, berikut tulisan: “Horee, ada juga org yg ngertiin gw!”.

Continue reading

BUNCIL

buncil.jpg“Aku mendapat lebih banyak royalti lagu dari ringback tone dibanding dari penjualan kaset dan CD. Aku juga lebih suka dengan ringback tone karena tidak bisa dibajak,” tutur Buncil (Nama sebenarnya adalah Bunga Citra Lestari. Nama indah yang oleh Tukul Arwana dalam acara “Empat Mata” secara guyon malah disebut seperti nama perumahan).

Untuk lagu “Cinta Pertama” atawa “Sanny”, Buncil yang merupakan pendatang baru, cantik, dan masih sangat muda, ini mengaku sudah mencapai 400 ribu aktivasi ringback tone. (Update: Sayangnya, akhir Agustus dan awal September 2007, BCL banyak dibicarakan kabar miringnya karena foto-foto syur yang berbikini dan yang bugil (tepatnya topless karena sedang dipijit) di sebuah pantai di Bali, beredar luas)

Cetusan Buncil ini mengingatkan kita akan Samsons. Grup band pendatang baru ini meledakkan blantika musik Tanah Air dengan lagu “Kenangan Terindah”. Menurut Koran Tempo edisi 22 Desember 2006, selain menggondol tiga piala untuk kategori duo/kolaborasi/grup pop, album pop, dan pendatang baru terbaik dalam ajang Anugerah Musik Indonesia (AMI) Award 2006, lagu “Kenangan Terindah” juga menyabet penghargaan untuk kategori ringback tone (nada panggil tunggu telepon seluler).

Continue reading

Lapak Musik Ponsel

Berbagai klip video yang ditampilkan televisi saat ini makin ruwet tampilannya. Banyak teks ikut menghias tayangan. Isinya berupa cara untuk men-download atau memasang lagu yang sedang dilantunkan tersebut menjadi ringtone atau ringback tone. Teks jadi agak terlalu ramai dan mendominasi karena setidaknya ada tiga kemasan ringback tone yang diusung oleh masing-masing operator.

Hal yang sama juga terjadi di sampul CD atau kaset. Berbagai kode untuk mengakses lagu tersebut terpampang berderet-deret. Ramai sampul oleh kehadiran kode-kode ini.

Bagi operator dan perusahaan rekaman, “lapak” baru berupa ringtone dan ringback tone ini menjadi bebek bertelur emas karena tanpa banyak effort lagi mereka mendapatkan fresh money dari pengguna ponsel. Sumber duit yang tak pernah disangka-sangka arah datangnya. Bahkan ketika CD dan kaset dibajaki, harapan bisa dipalingkan ke lapak baru ini karena ringback tone aman pembajakan.

Itu pula yang membuat Indra Lesmana “Idol”, Anang “KD”, dan Abdee Negara “Slank” berkolaborasi dengan A Mild membuat sebuah portal musik digital yang bisa mengisi kebutuhan bermusik secara mobile itu melalui IM:PORT (Independent Music Portal). Sesuai namanya, portal ini mewadahi para pemusik independen untuk menjual musiknya langsung ke pengguna (dan produser), selain pemusik-pemusik yang sudah mapan. Di berbagai tempat telah disebar mesin IM:PORT selayaknya ATM untuk men-download dan menjadikan sebuah lagu sebagai ringback tone.

Continue reading

Piala Dunia 2006

T-Mobile mendapat limpahan hak dari Deutsche Telekom untuk memancarkan 20 pertandingan secara langsung ke pelanggan 3G di Jerman. Selain itu, masih ada pula highlight untuk 64 pertandingan yang dipancarkan setelah peluit akhir ditiup, bekerja sama dengan Premiere, sebuah perusahaan pay-TV. Mobiles Fernsehen Deutschland GmbH, sebuah perusahaan Jerman juga menggunakan event World Cup sebagai momen untuk meluncurkan mobile TV dengan menggunakan teknologi broadcast DMB ke 12 stadion tempat pertandingan dilangsungkan.

Di Prancis, SFR mendapatkan hak untuk menyiarkan video berdurasi 4 menit dari setiap pertandingan yang nyaris bersamaan dengan berlangsungnya pertandingan, demikian juga liputan setelah pertandingan selesai.

Di Italia, operator 3 telah membeli hak DVB-H World Cup, dan berencana meluncurkan platform Walk TV di awal Juni setelah handset UMTS/DVB-H yang dibuat oleh LG telah dipasarkan.

Sedang di Inggris, saudaranya, operator 3, juga mendapat lisensi non-eksklusif untuk memancarkan 64 pertandingan secara mobile.

Continue reading