Trend 2008

calendar-2008.jpgMungkin tak elok memerangkap trend seluler dan perponselan dalam bingkai waktu yang terlalu panjang bernama tahun. Teknologi ini bergerak dengan cepat karena dorongan pasar, pergeseran gaya hidup, dan inovasi teknologi. Namun kerangka tahun ini cukuplah untuk menandai dan memicu perenungan akan apa yang akan berlanjut di tahun 2008 yang sedang kita masuki gerbangnya ini.
Beberapa fenomena dan isu yang akan terus menghiasi langit 2008 mungkin adalah sebagai berikut ini.

1. Tarif Murah
Mengakhiri tahun 2007, terbetik tuntutan Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) kepada Telkomsel untuk menurunkan tarif prabayar minimal 15%. Telkomsel adalah operator terbesar di Tanah Air. Jika keputusan KPPU sudah mendapat kepastian hukum, ini adalah pintu masuk bagi makin drastisnya penurunan tarif prabayar yang mungkin akan menemukan momentumnya di tahun 2008. Selama ini operator malu-malu membungkus penurunan tarifnya dengan label tarif promosi. Padahal promosi itu mereka perpanjang terus karena dengan alat ini mereka dengan mudah menggaet konsumen baru dan mempertahankan kesetiaan konsumen yang telah tergaet sebelumnya. Tahun 2008 adalah momentum untuk penurunan tarif 3 operator GSM besar. Celakanya hal ini akan menjadi berita buruk bagi operator CDMA yang selama ini menikmati keuntungan dari popularitas sebagai pengusung tarif murah. Hal yang sama berlaku bagi operator baru yang sedang tertatih mengayun langkah-langkah kecil, yang kemungkinan akan terlibas oleh sapuan langkah-langkah raksasa operator berpundi-pundi gembung.

2. Ponsel Cina
Agak rancu untuk menyebut ponsel Cina karena saat ini bahkan merek-merek besar membikin handset-nya di Cina. Menurut Minister of Information Industry Cina, mereka memberi lisensi kepada 90 perusahaan untuk memroduksi ponsel dengan kapasitas produksi tahunan 600 juta unit. Jumlah ini diserap pasar domestik sebanyak 100 juta unit dan dilempar ke pasar internasional sebanyak 300 juta unit.
Pasar Tanah Air merespons ponsel-ponsel dengan merek Cina ini dengan gempita karena pendekatan mereka yang pragmatis dan merakyat. Mereka sodori ponsel-ponsel dual-mode agar budaya memiliki dua nomor untuk kepentingan yang berbeda-beda dari masyarakat Indonesia dapat terwadahi. Mereka kreasikan pencangkokan tuner TV ke dalam tubuh ponsel agar layarnya dapat digunakan untuk memantau TV, hiburan praktis di tengah kelonggaran waktu. Dan tentu saja tawaran harga murah yang dibandrol atas ponsel bermerek Cina ini adalah daya tarik yang sulit ditolak. Tahun ini sepertinya akan menjadi tahun emas bagi merek Cina di toko-toko ponsel.

3. Peranti Produktivitas
Selain sebagai pelengkap gaya hidup, ponsel di tahun ini akan makin berkibar menjadi peranti untuk bekerja, terutama untuk memperlancar pengolahan informasi dan mengomunikasikannya. Makin banyak yang menikmati kemudahan mengaryakan ponsel atau PDA mereka untuk mengakses informasi dan data. Peranti seperti PDA sudah mampu menggantikan pekerjaan kantoran yang sebelumnya dikuasai komputer. Bahkan ponsel-ponsel sudah didorong untuk merebut medan produktivitas ini. Nokia, misalnya, getol menggelontor “multimedia computer” dan Eseries-nya.

4. Mobile 2.0
Trend Web 2.0 yang mengguyur Internet juga akan melanda jagad seluler: Mobile 2.0. Dengan Mobile 2.0, ponsel akan menjadi alat untuk berjejaring sosial. Karena jumlahnya yang lebih massif dibanding komputer, sudah selayaknya ponsel justru dikedepankan sebagai peranti untuk membuat layanan social networking dalam platform Web 2.0. Saatnya berpaling ke ponsel yang diintegrasikan dengan layanan-layanan Web 2.0 murni untuknya. Saatnya untuk memiliki sendiri platform Web 2.0 khusus untuk peranti mobile. Orang-orang menyebutnya Mobile Web 2.0 atau Mobile 2.0 saja. Dengan jejaring sosial ini, ponsel akan menghadirkan layanan-layanan yang memungkinkan penggunanya berkolaborasi dan berbagi informasi dan pengalaman. Isi atau muatan situs atau layanan tersebut adalah user generated content, konten yang diciptakan oleh pengguna sendiri. Pengguna ponsel akan banyak mengakses situs-situs dan layanan seperti yang paling ramai dikunjungi orang saat ini, seperti: Friendster, Youtube, Wikipedia, Flickr, dan lain-lain.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: