Regulasi Tiga Nabi, “Posisi Wuenak” Operator, dan Tarif Seluler Murah

shortlounge2.jpgJika dilihat sepintas, sepertinya operator seluler jor-joran menggelontor tarif murah untuk menelepon. Sepertinya mereka merupakan jutawan yang murah hati, mengobral tarif sampai hitungan satu perak, malah ada yang nol alias gratis.

Konsumen di Tanah Air terbuai, mereka anggap biaya menelepon-ria mereka saat ini sudah murah; atau, paling tidak, bisa tinggal pilih operator yang mau memberi harga termurah. Konsumen sepertinya tak sadar bahwa mungkin mereka berhak atas tarif yang lebih murah lagi. Konsumen mungkin juga banyak yang tidak mengerti bagaimana struktur tarif itu diciptakan, apalagi untuk bisa mengintip marjin keuntungan yang diraup dari setiap layanan mereka. Konsumen sudah happy! Continue reading

VAS 2.0: Layanan Bernilai Tambah Berbasis Web 2.0

ovi1.jpgBobby kepikiran untuk mengajak Cindy menonton konser Black Eyed Peas nanti malam. Segera diraihnya ponsel untuk melancarkan ajakan mautnya kepada sahabatnya yang moody ini. Moody? Istilah ini membuat benak Bobby tiba-tiba terlintas ide untuk memeriksa mood Cindy hari ini terlebih dahulu.

Melalui ponselnya, cowok berkepala plontos ini mengakses sebuah situs yang isinya adalah gudang emoticon (ikon yang menunjukkan emosi) atau avatar dari para member-nya. Dia tahu, Cindy adalah salah seorang anggota layanan tersebut, sama dengan dirinya. Begitu login ke situs, Bobby melakukan search nama Cindy. Segera muncul nickname cewek kutu buku ini, berikut emoticon yang menunjukkan bahwa dirinya sedang stress.

Sebagai sahabat bertahun-tahun, Bobby tahu bahwa nonton konser bukan pengobat stress yang mujarab bagi Cindy. Maka di ponselnya, Bobby mengetik SMS singkat sekali: “Yuks, gw temenin blanja ke mal manapun yg loe mau”. Beberapa detik kemudian di kamar Cindy terdengar teriakan “Yuhuuu!!”.

Kemudian, tidak sampai hitungan menit, emoticon Cindy di situs tersebut sudah berubah menjadi wajah yang tersenyum lebar, berikut tulisan: “Horee, ada juga org yg ngertiin gw!”.

Continue reading