BOCAH

editorial2.jpgAnak-anak dan remaja kini menggunakan ponsel mereka sebagai alat utama untuk berhubungan dengan orang lain. Menurut survei yang diselenggarakan oleh Wireless Forum, Mobile Youth ’06, bocah umur 5-19 tahun makin banyak yang menggunakan ponsel sebagai alat untuk membuat jejaring sosial. SMS merupakan media yang paling banyak digunakan untuk berinteraksi dengan teman dibanding pengunaan panggilan telepon suara biasa.

 

Di Inggris, sebuah laporan dari The Carphone Warehouse and The London School of Economics pada September 2006 mengungkapkan bahwa:

  • 90% bocah berumur 12 tahun memiliki ponsel
  • Lebih dari 50% bocah umur 10 tahun memiliki ponsel
  • 70% bocah yang disurvei menyatakan bahwa ponsel membuat hidup mereka lebih baik
  • Ponsel merupakan sahabat baik baik anak perempuan dibanding buat anak laki-laki
  • 74% menggunakan ponsel terutama untuk SMS, 14% setia menggunakannya terutama untuk menelepon, 12% menggunakannya terutama untuk main game
  • Bocah umur 11-17 tahun rata-rata mengirim atau menerima 9,6 SMS per hari, dan melakukan panggilan atau menerima telepon 3,5 kali sehari
  • 11% bocah pernah dirampok ponselnya, namun 80% bocah merasa lebih aman ketika membawa ponsel saat keluar rumah, untuk kalangan anak perempuan angkanya lebih tinggi, yaitu 89%
  • 56% sadar bahwa memiliki ponsel membuat mereka akan menjadi sasaran kejahatan, namun hebatnya hanya 28% orang tua yang sadar bahwa putra-putrinya akan menjadi sasaran kejahatan
  • 36% anak perempuan menyatakan bahwa ponsel merupakan satu dari lima peranti elektronik terpenting, sedangkan hanya 17% anak lelaki yang menyatakan demikian
  • 42% bocah 15-17 tahun merasa tak dibutuhkan jika tak menerima setidaknya satu panggilan sehari

Bagaimana dengan di Tanah Air? Seperti salah satu tulisan di edisi ini, maraknya ponsel di kalangan anak-anak tak kalah hebohnya. Tak usah jauh-jauh pergi ke Inggris untuk mengetahui betapa orang tua dan anak-anaknya bergantung kepada komunikasi telepon seluler ini, betapa hubungan antarteman sekolah dan teman main makin erat dilangsungkan lewat peranti ini. Hanya saja mungkin belum ada survei yang bisa menunjukkan kedahsyatan angka-angkanya.

Wajar jika di tengah intensitas kepemilikan dan penggunaan ponsel yang makin meningkat di kalangan anak-anak, muncul kekhawatiran akan ekses buruknya. Salah satunya yang mulai mengemuka adalah praktik bullying. Tak bisa diingkari, anak-anak juga bisa menjadi korban bullying melalui ponsel mereka.

Oleh sebab itu, beberapa pihak mulai bergerak. Misalnya, sebuah perusahaan bernama Genmobi Technologies. Perusahaan ini mengampanyekan program Bee Safe dengan menyebarkan berbagai tip untuk menghadapi “cyber predator” dengan memuatnya dalam Blog. Ini alamatnya: http://www.beesafe.blogspot.com/.

           

***

 

Apa sih yang tidak kita berikan demi anak-anak kita? Memberi ponsel dengan tujuan baik tentu juga dalam kerangka berpikir seperti itu. Namun jangan melupakan sisi pedang di balik sisi kemaslahatan alat komunikasi ini. Salah-salah sang bocah menjadi incaran penjahat. Salah-salah menjadi sasaran intimidasi orang tak bertanggung jawab. Salah-salah ponselnya menjadi alat untuk menyebarkan SMS kunci soal ujian nasional.

 

Kepada anak-anak, kita cuma bisa berpesan: “Kuatkan sinyalmu, Nak!”.

 

(Tajuk Tabloid Sinyal edisi 16, Mei 2007)

One Response

  1. tambah maju zaman, tambah maju umur penyerapannya. Maksudnya? misal : kalo dulu hal ‘gituan’ yang tau mulai anak SMA, sekarang anak SD juga tau. Gitu juga teknologi. internet dan komputer bukan monopoli orang dewasa. Ini konsekuensi perkembangan jaman.
    Ditambah lagi iklan provider 3 yang pake anak kecil sebagai tokohnya. Saya sendiri agak heran sama 3. Sebenernya dia nyasar segmen yang mana sih?…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: